Menu

22 December 2014

PREPOSISI (KATA DEPAN) BAHASA INDONESIA

Kata depan atau preposisi biasanya digunakan untuk merangkaikan kata-kata atau merangkaikan bagian-bagian kalimat. Hal ini ditegaskan keraf (1984: 80) yang menyatakan bahwa, “Kata depan adalah kata yang merangkaikan kata-kata atau bagian-bagian kalimat.” Artinya, kata depan dalam hal ini berfungsi sebagai perangkai kata atau kalimat.
Finoza menyatakan bahwa, “Kata depan atau preposisi adalah kata tugas yang selalu berada di depan kata benda, kata sifat, atau kata kerja untuk membentuk gabungan kata (frasa preposional)” (2002: 70). Dengan kata lain, kata depan merupakan bagian dari kata tugas yang berfungsi sebagai perangkat didepan kata benda, kata sifat, atau kata kerja. Pernyataan tersebut sesuai dengan pendapat Chaer (1998: 122) yang menyatakan bahwa, “Kata depan adalah kata-kata yang digunakan di muka kata benda untuk merangkaikan kata benda itu.” Maksudnya bahwa kata depan merupakan bagian kata tugas yang posisinya selalu berada didepan kata benda, kata sifat, atau kata kerja yang penulisannya harus dipisah.
Berdasarkan uraian di atas, penulis menyimpulkan bahwa kata depan adalah kata-kata yang bertugas sebagai pembentuk frase preposisional. Frase preposisional terletak di bagian awal dari frase dan unsur yang mengikutinya dapat berupa kata benda, kata sifat, atau kata kerja.
             Kata dalam kalimat dapat digolongkan dalam beberapa jenis atau kelas. Demikian juga dengan kata depan yang dapat diklasifikasikan dalam beberapa jenis. Pengklasifikasikan tersebut, karena kata depan merupakan bagian dari kata tugas. “Kata tugas merupakan kata yang tidak mempunyai makna leksikal atau kata yang maknanya baru jelas di dalam hubungannya dengan kata lain. Jika ditinjau dari perilaku semantisnya, preposisi, yang juga disebut kata depan, menandai berbagai hubungan makna antara konstituen di depan preposisi tersebut dengan konstituen di belakangnya. Dalam frasa pergi ke pasar, misalnya, preposisi ke menyatakan hubungan makna arah antara pergi dan pasar” (Moeliono, 1998: 295).
Jika ditinjau dari perilaku sintaktisnya, preposisi berada di depan nomina, adjektiva, atau adverbia sehingga terbentuk frasa yang dinamakan frasa preposisional. Dengan demikian, dapat terbentuk frasa preposisional seperti ke pasar, sampai penuh, dan dengan segera.

Baca juga:

2 comments:

  1. Mohon izin belajar dari blog Bapak. Tulisan ini sangat bermanfaat.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Silahkan... Alhamdulillah. Semoga bermanfaat.

      Delete